Jasa Marga Bekali Calon Karyawan Melalui Pembelajaran Inovatif di Rest Area Travoy

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16:32 WIB
Jasa Marga Bekali Calon Karyawan Melalui Pembelajaran Inovatif di Rest Area Travoy

JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus berkomitmen melahirkan talenta-talenta unggul yang peka terhadap isu keberlanjutan.

Salah satu langkah nyatanya adalah dengan menyelenggarakan kegiatan bertajuk Jet Roadster RBB 2025 Project-Based Learning: Site Visit TJSL Program. Kegiatan ini dipusatkan di Rest Area Travoy KM 88B Ruas Tol Cipularang, Purwakarta, Jawa Barat, pada Rabu (04 Februari 2026).

Langkah ini diambil untuk memberikan pengalaman langsung kepada para Jet Roadster—sebutan bagi calon karyawan Jasa Marga—mengenai bagaimana perusahaan mengelola tanggung jawab sosial dan lingkungannya. Dengan melihat langsung operasional di lapangan, para calon karyawan ini diharapkan memiliki landasan yang kuat mengenai nilai-nilai perusahaan sebelum mereka resmi terjun ke dunia kerja.

Eksplorasi Langsung Calon Karyawan di Rest Area Percontohan Cipularang

Dalam kunjungan lapangan ini, para peserta diajak untuk membedah secara mendalam bagaimana Rest Area Travoy KM 88B beroperasi sebagai model percontohan. Fokus utamanya bukan hanya pada pelayanan transaksi, melainkan pada penerapan prinsip keberlanjutan yang mencakup aspek sosial dan lingkungan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa setiap layanan yang diberikan berorientasi pada pengalaman pelanggan (customer experience) yang maksimal bagi pengguna jalan tol.

Direktur Human Capital dan Transformasi Jasa Marga, Yoga Tri Anggoro, turut hadir mendampingi para peserta bersama jajaran Group Head Kantor Pusat serta Direktur Anak Perusahaan terkait. Rest Area Travoy sendiri berada di bawah naungan PT Jasamarga Related Business (JMRB), yang bertugas memastikan fasilitas tersebut memenuhi standar pelayanan publik yang prima sekaligus ramah lingkungan.

Penerapan Prinsip Triple Bottom Line dalam Strategi Bisnis Perusahaan

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menegaskan bahwa metode pembelajaran berbasis proyek ini adalah instrumen vital bagi perusahaan. Menurutnya, Jasa Marga ingin menanamkan pemahaman bahwa bisnis mereka tidak melulu soal mengejar keuntungan semata. “Kegiatan ini menjadi momen bagi Jet Roadster untuk memahami bahwa Jasa Marga tidak hanya berfokus pada profit, tetapi juga memiliki komitmen kuat terhadap TJSL yang berlandaskan prinsip Triple Bottom Line, yaitu People, Planet, dan Profit,”.

Lebih lanjut, Rivan menjelaskan bahwa penguasaan terhadap konsep ESG (Environmental, Social, and Governance) kini menjadi kompetensi wajib. Hal ini dikarenakan ekspektasi masyarakat dan pemangku kepentingan terhadap kualitas pelayanan publik terus meningkat. Perusahaan ingin memastikan bahwa setiap karyawan memiliki kesadaran kolektif untuk menjaga keseimbangan antara operasional bisnis dan kelestarian lingkungan.

Rest Area Sebagai Garda Terdepan Pelayanan Publik Jasa Marga

Posisi rest area dalam ekosistem jalan tol dinilai sangat strategis. Bagi Jasa Marga, tempat istirahat ini adalah ujung tombak yang bersentuhan langsung dengan denyut nadi masyarakat pengguna jalan. Oleh karena itu, keberhasilan pelayanan sangat bergantung pada pemahaman karyawan terhadap nilai-nilai layanan yang tulus. Rivan menekankan pentingnya penguatan pemahaman ESG dan TJSL agar bisa diimplementasikan secara konkret di seluruh lini bisnis Jasa Marga Group.

"Karena itulah, Jasa Marga secara konsisten menggencarkan sosialisasi dan penguatan pemahaman ESG dan TJSL agar dapat diimplementasikan secara nyata dan berkelanjutan di setiap lini bisnis Jasa Marga Group," tambah Rivan. Dengan demikian, setiap tindakan yang diambil di lapangan akan selalu selaras dengan prinsip melayani sepenuh hati dan tanggung jawab lingkungan.

Inovasi Pengelolaan Limbah dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal Terpadu

Kunjungan ini juga menyinggung berbagai inisiatif hijau yang telah diterapkan, seperti sistem manajemen limbah terintegrasi (integrated waste management), daur ulang air (water recycle), hingga penyediaan area pembibitan (nursery). Semua fasilitas ini dirancang untuk menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih berkualitas bagi para pengguna jalan tol. Selain itu, aspek sosial juga diperhatikan melalui pemberdayaan komunitas lokal dan UMKM.

Ekosistem usaha yang berkelanjutan ini diharapkan semakin kuat dengan adanya gagasan-gagasan segar dari para Jet Roadster. Jasa Marga percaya bahwa melalui sinergi antara teknologi, manajemen lingkungan yang baik, dan semangat melayani dari karyawan muda, perusahaan dapat terus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional sambil tetap menjaga kelestarian alam bagi generasi mendatang.

Terkini