Prabowo

Prabowo Tinjau Langsung Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah Rakyat Banjarbaru sebagai Upaya Perkuat Pendidikan Inklusif

Prabowo Tinjau Langsung Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah Rakyat Banjarbaru sebagai Upaya Perkuat Pendidikan Inklusif
Prabowo Tinjau Langsung Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah Rakyat Banjarbaru sebagai Upaya Perkuat Pendidikan Inklusif

JAKARTA - Perhatian pemerintah terhadap kualitas pendidikan tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan sekolah. Aspek pemenuhan gizi siswa juga menjadi bagian penting dari strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Komitmen tersebut terlihat dalam kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Kalimantan Selatan. Dalam agenda tersebut, Presiden meninjau langsung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis bagi siswa Sekolah Rakyat.

Presiden Prabowo Subianto meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di Sekolah Rakyat Terpadu 9 Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Banjarbaru pada Senin, 12 Januari 2026. Kegiatan ini dilakukan di sela agenda peresmian 166 Sekolah Rakyat yang dipusatkan di lokasi tersebut.

Peninjauan ini menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Presiden. Pemerintah ingin memastikan bahwa program berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

Program Makan Bergizi Gratis dirancang sebagai penopang utama proses belajar. Pemenuhan gizi dinilai berperan besar dalam meningkatkan konsentrasi dan kesehatan siswa.

Suasana Peninjauan Program Makan Bergizi Gratis

Berdasarkan pantauan melalui siaran langsung kanal YouTube Sekretariat Presiden, Presiden Prabowo memasuki sebuah aula besar. Di dalam aula tersebut, para siswa telah duduk rapi saling berhadapan di sejumlah meja panjang.

Di hadapan para siswa, tersaji menu Makan Bergizi Gratis yang lengkap. Menu tersebut disajikan bersama susu kemasan dan air mineral.

Presiden tampak berjalan menyusuri aula untuk melihat secara langsung jalannya program. Ia memperhatikan siswa yang mulai menyantap makanan dengan tertib.

Suasana aula terlihat tertata dengan baik. Para siswa tampak fokus menikmati makanan yang disediakan.

Dalam peninjauan tersebut, Presiden juga menyempatkan diri berinteraksi dengan para siswa. Interaksi berlangsung dalam suasana yang hangat dan akrab.

Presiden beberapa kali menoleh ke arah meja siswa. Gestur tersebut menunjukkan perhatian langsung terhadap kenyamanan mereka.

Kunjungan ini bertujuan memastikan kualitas makanan yang diberikan. Pemerintah ingin menjamin bahwa program ini benar-benar memberikan manfaat.

Program Makan Bergizi Gratis menjadi bagian integral dari Sekolah Rakyat. Program ini dirancang untuk mendukung proses belajar secara menyeluruh.

Dialog Presiden dan Peninjauan Fasilitas Sekolah

Usai meninjau pelaksanaan Makan Bergizi Gratis, Presiden Prabowo berbincang dengan Menteri Sosial Saifullah Yusuf. Pembicaraan tersebut membahas pelaksanaan dan keberlanjutan program.

Dialog tersebut berlangsung singkat namun intens. Presiden ingin memastikan koordinasi antar kementerian berjalan baik.

Sebelumnya, Presiden juga telah meninjau sejumlah ruang kelas di sekolah tersebut. Fasilitas pendukung pembelajaran menjadi salah satu fokus peninjauan.

Presiden meninjau ruang belajar yang digunakan siswa dalam kegiatan sehari-hari. Ia juga memperhatikan kelengkapan fasilitas pendidikan yang tersedia.

Selain ruang kelas, Presiden turut menyaksikan pertunjukan seni yang ditampilkan oleh para siswa. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian acara kunjungan.

Para siswa juga menampilkan kegiatan senam bersama. Aktivitas ini menunjukkan pendekatan pendidikan yang menyeimbangkan aspek akademik dan fisik.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Presiden meluangkan waktu berinteraksi lebih dekat dengan siswa. Ia menyempatkan diri menandatangani buku milik siswa.

Presiden juga berfoto bersama para siswa dan orang tua. Momen tersebut disambut antusias oleh para hadirin.

Kehadiran orang tua dalam kegiatan ini menunjukkan keterlibatan keluarga. Pendidikan di Sekolah Rakyat dirancang melibatkan lingkungan sekitar siswa.

Kehadiran Pejabat Negara dan Dukungan Pemerintah

Dalam kegiatan peninjauan ini, Presiden didampingi sejumlah pejabat negara. Kehadiran mereka menegaskan dukungan lintas sektor terhadap program Sekolah Rakyat.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar turut mendampingi Presiden. Menteri Luar Negeri Sugiono juga hadir dalam agenda tersebut.

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo terlihat mendampingi selama kegiatan berlangsung. Kehadirannya menunjukkan peran Kementerian Sosial yang sentral dalam program ini.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi turut berada dalam rombongan. Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto juga hadir dalam kegiatan tersebut.

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo tampak mendampingi Presiden. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya juga mengikuti rangkaian kunjungan.

Selain itu, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo turut hadir. Kehadiran para pejabat ini memperkuat sinergi antar lembaga.

Kehadiran jajaran pejabat tinggi negara menunjukkan komitmen bersama. Program Sekolah Rakyat menjadi agenda nasional lintas kementerian.

Sekolah Rakyat sebagai Strategi Pengentasan Kemiskinan

Kementerian Sosial menggelar peluncuran Sekolah Rakyat pada 12 Januari 2026. Kegiatan tersebut dipusatkan di Sekolah Rakyat Terpadu 9 Banjarbaru.

Lokasi ini berada di lingkungan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Banjarbaru. Ribuan siswa Sekolah Rakyat turut hadir dalam rangkaian kegiatan.

Sekolah Rakyat merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Selama ini, kelompok tersebut sulit menjangkau layanan pendidikan yang memadai. Sekolah Rakyat dirancang sebagai solusi atas kesenjangan tersebut.

Peluncuran ini menandai dimulainya operasional Sekolah Rakyat rintisan. Terdapat 166 titik Sekolah Rakyat yang tersebar di berbagai daerah.

Program ini menjadi bagian dari strategi pengentasan kemiskinan nasional. Pendekatan yang digunakan menggabungkan pendidikan dan pemberdayaan keluarga.

Sebanyak 166 titik lokasi Sekolah Rakyat tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Di Sumatera terdapat 35 lokasi Sekolah Rakyat.

Pulau Jawa menjadi wilayah dengan jumlah terbanyak, yaitu 70 lokasi. Bali dan Nusa Tenggara memiliki tujuh lokasi Sekolah Rakyat.

Di Kalimantan terdapat 13 lokasi Sekolah Rakyat. Wilayah Sulawesi memiliki 28 lokasi yang telah beroperasi.

Sementara itu, Maluku memiliki tujuh lokasi Sekolah Rakyat. Papua tercatat memiliki enam lokasi Sekolah Rakyat rintisan.

Saat ini, lebih dari 15 ribu siswa telah mengikuti pembelajaran di Sekolah Rakyat. Proses belajar didukung dengan pemanfaatan teknologi digital.

Pemerintah menargetkan pembukaan hingga 500 titik Sekolah Rakyat pada 2029. Target ini ditujukan untuk meningkatkan daya tampung pendidikan.

Sekolah Rakyat menyasar anak-anak dari keluarga dengan tingkat perekonomian terendah. Penentuan sasaran didasarkan pada Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional.

Program ini diharapkan mampu memutus rantai kemiskinan. Pendidikan menjadi pintu utama peningkatan kualitas hidup.

Peninjauan Presiden terhadap program Makan Bergizi Gratis menjadi simbol perhatian menyeluruh. Pemerintah tidak hanya membangun sekolah, tetapi juga memastikan kesejahteraan siswa.

Dengan dukungan gizi, fasilitas, dan sistem pendidikan yang inklusif, Sekolah Rakyat diharapkan memberi dampak jangka panjang. Program ini menjadi fondasi bagi pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index