JAKARTA - Kabar baik bagi Anda yang sedang merencanakan kepemilikan rumah namun tetap ingin menjaga stabilitas finansial.
Bank Jateng secara resmi memperluas jangkauan layanan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi di wilayah Kabupaten Batang. Langkah strategis ini dilakukan dengan menggandeng 40 pengembang (developer) properti lokal guna menyediakan stok hunian yang berkualitas namun tetap terjangkau.
Inisiatif ini hadir sebagai solusi nyata di tengah peringatan para ahli agar generasi muda dan MBR tidak terjebak dalam gaya hidup FOMO saat mengambil KPR, melainkan memilih skema yang sesuai dengan daya beli riil.
Mempermudah Akses Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)
Program ini dikhususkan untuk masyarakat yang memiliki keterbatasan finansial namun ingin memiliki aset properti. Melalui skema subsidi, nasabah dapat menikmati:
Suku Bunga Rendah: Bunga yang tetap (fixed) dan jauh di bawah suku bunga komersial, sehingga cicilan tidak akan melonjak drastis di tengah jalan.
Uang Muka Ringan: Kemudahan dalam pembayaran Down Payment (DP) untuk meringankan beban di awal akad.
Tenor Panjang: Masa cicilan yang fleksibel, memudahkan penyesuaian arus kas bulanan keluarga.
Sinergi dengan 40 Pengembang
Kolaborasi luas dengan 40 pengembang ini memastikan bahwa calon pembeli memiliki banyak pilihan lokasi dan desain rumah di berbagai titik strategis di Batang. Hal ini penting untuk memastikan:
Legalitas Terjamin: Rumah yang ditawarkan telah memenuhi standar kelayakan dan perizinan.
Ketersediaan Unit: Meminimalisir waktu tunggu (indent) karena banyaknya pilihan stok dari berbagai pengembang.
Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Perluasan KPR subsidi ini tidak hanya bermanfaat bagi calon pemilik rumah, tetapi juga menjadi katalis bagi ekonomi di Batang. Sektor konstruksi yang bergerak akan menyerap tenaga kerja lokal dan meningkatkan perputaran uang di daerah tersebut.